Sejarah Islam Di Argentina



1.1. Latar Belakang
Sebagai seorang muslim hendaknya kita mengetahui keadaan umat islam di belahan dunia yang lain, karena muslim itu bersaudara dengan muslim yang lainnya. Oleh karena itu, kami mencoba mengungkap keadaan umat islam yang berada di Argentina, sebagai mana kita tahu Argentina adalah negara yang terkenal dengan sepak bolanya. Banyak sekali pemain-pemain terkenal yang berasal dari Argentina, mulai dari Diego Armando Maradona, Gabriel Omar Batistuta, dll. Maradona adalah salah satu pemain terbaik dunia abad ke-20, bersama Edson Arantes do Nascimento, asal Brazil. Taqpi bagaimana dengan keadaan umat islam yang berada disana yang menjadi kaum minoritas.



1.2. Rumusan Masalah
1. Bagaimana agama Islam di Argentina?
2. Bagaimana perkembangan Islam di Argentina?
3. Bagaimana pengaruh Akhlak Rosul di Argentina?

1.3. Tujuan
Adapun tujuan kami menulis makalah ini supaya pembaca lebih mengetahui tentang kehidupan umat Islam yang ada di belahan dunia lain seperti di Argentina. Karena umat Islam disana menjadi kaum minoritas.

BAB 2
Pembahasan

2.1 Menengok Islam di Argentina
Secara perlahan Islam makin diterima masyarakat Argentina. Jumlah penganut Muslim saat ini mencapai tiga juta orang. Nama Argentina selalu identik dengan sepak bola. Sejumlah nama pemain sepak bola dunia terlahir di negeri ini. Misalnya, Diego Armando Maradona, Gabriel Omar Batistuta, Mario Kempes, Lionel Messi, Carlos Tevez, Maxi Rodriguez, dan Gabriel Heinze. Maradona adalah salah satu pemain terbaik dunia abad ke-20, bersama Edson Arantes do Nascimento, asal Brazil, yang akrab dipanggil Pele.
Namun,di tengah gempita penduduknya yang gemar sepak bola itu, ada komunitas Muslim yang hidup di tengah-tengah mayoritas umat Nasrani.
Argentina merupakan salah satu negara yang penduduk Muslimnya sangat banyak. bahkan, terbesar dibanding negara-negara lain di kawasan Amerika Latin.
Lalu,banyaknya umat Islam di negara ini Pertanyaan itu tentu tak layak untuk dibandingkan dengan negara Timur Tengah atau Asia, yang merupakan negara pemeluk Islam terbesar di dunia. Sebab, Amerika Latin merupakan wilayah misionaris Nasrani sejak kawasan itu ditaklukkan Eropa pada awal abad ke-16. Di tengah perang dingin ideologi antara Barat dan Islam saat ini, justru ajaran Islam bisa tumbuh subur dan berkembang pesat,meskipun keberadaan Muslim di negara tersebut menempati peringkat keempat,didalam nuansa dakwah dan religiositas pemeluk Islam yang begitu tinggi. Ini bisa dibuktikan dengan berdirinya sejumlah masjid di Argentina.
Di Buenos Aires, ibu kota Argentina, telah berdiri sebuah masjid besar pada tahun 1989. Masjid itu kini menjadi pusat kegiatan ibadah dan dakwah umat Islam di sana. Di beberapa kota di Argentina, kini juga berdiri masjid-masjid kokoh dan megah. Jumlahnya sudah mencapai puluhan. Syiar Islam semakin marak di Argentina setelah sebuah pusat kajian Islam yang diberi nama “The King Fahd Islamic Cultural Center”, dibangun pada tahun 1996.
Proyek yang merupakan kerja sama pemerintah Argentina dan Arab Saudi ini dilengkapi dengan bangunan masjid, perpustakaan, dua buah sekolah, taman, dan lahan parkir. Di tempat ini, biasanya umat Islam berkumpul dan mengkaji seputar keilmuan dan budaya Islam. Terlebih pada bulan Ramadhan, senandung budaya dan nilai-nilai Islam begitu marak dikumandangkan.

2.2 Tumbuh Pesat
Mengenai jumlah umat Islam di Argentina, memang sulit ditemukan angka yang pasti. Menurut catatan The CIA World’s Fact Book, pada tahun 2004, dari total penduduk Argentina yang mencapai 39.144.753 jiwa, hanya 2% yang memeluk Islam, yaitu sekitar 782.895 jiwa, selebihnya adalah pemeluk Katolik Roma, Protestan, dan Yahudi. Sedangkan Katolik Roma, merupakan agama mayoritas di negara yang terkenal dengan tarian tangonya itu.
Menurut laporan salah satu harian di Argentina,warga Argentina yang baru masuk Islam sekarang ini bertambah menjadi 900 ribu orang dan jika kaum imigran Muslim yang ada di sana di jumlahkan secara keseluruhan, bisa mencapai lebih dari 3 juta orang. Sehingga, estimasi keberadaan Muslim di Argentina meningkat dari yang semula 700 ribu kini menjadi lebih dari 3 juta jiwa. Peningkatan Muslim di Argentina diakui Pusat Kajian Islam di Argentina,lembaga yang fokus pada dakwah dan kajian budaya Islam di Argentina. Lembaga ini menyebutkan pada abad ini agama Islam berkembang pesat di Argentina, indikasinya adalah dengan semakin banyaknya pemeluk agama Islam.
Masyarakat Argentina banyak yang mulai tertarik dengan Islam. Tudingan yang gencar dilakukan oleh Amerika Serikat dan negara-negara Barat lainnya pada umat Islam,sebagai pelaku terorisme global, memang sempat membuat umat Islam di Argentina dicurigai. Namun,setelah dilakukan dialog dua arah, ketegangan dan rasa curiga hilang dengan sendirinya dan berbagai tudingan negatif yang ditujukan kepada umat Islam, tidak begitu dipermasalahkan lagi oleh masyarakat Argentina. Islam di Argentina pun, telah menunjukkan jiwa kenegarawan dan nasionalisme yang tinggi. Hal inilah yang menjadikan gairah dakwah Islam semakin meningkat di sana.
Seperti umumnya umat Islam di dunia, kaum Muslim di Argentina juga melakukan keseharian berdasarkan profesi masing-masing. Mereka bekerja dari pagi hingga sore hari. Bagi kaum metropolis, mereka menjalankan ibadah dengan tidak meninggalkan kewajiban mereka sebagai kaum profesional. Sementara bagi mereka yang tinggal di pedesaan hidup rukun dan berdampingan. Saat senja tiba, mereka berkumpul kembali di rumah. Umumnya, karena letak masjid berjauhan dengan lokasi rumah, mereka melakukan Shalat Magrib bersama keluarga di rumah masing-masing
Ada pun peran kaum pendatang dari Timur Tengah,yang menjadikan dakwah Islam di Argentina terlihat kian ramai. Para pendatang itulah yang banyak memperkenalkan Islam kepada penduduk Argentina. Mereka bermigrasi ke wilayah Argentina pada awal abad ke-20, dan membentuk permukiman di tengah-tengah penduduk asli. Mereka hidup rukun dan damai tanpa ada rasa curiga dan permusuhan.
Namun, jauh sebelum kedatangan kaum imigran Suriah dan Lebanon ini, komunitas Muslim sudah terbentuk di tanah Argentina. Kedatangan para imigran Muslim pertama ini bersamaan dengan kedatangan para penjelajah berkebangsaan Spanyol dan Portugis di wilayah Argentina. Jumlah imigran Muslim ini terus bertambah setelah Argentina menjadi wilayah koloni Spanyol.
Mantan presiden Argentina, Carlos Menem, merupakan salah satu keturunan keluarga imigran Suriah ini. Meski leluhurnya adalah pemeluk Islam, ia sendiri merupakan seorang penganut Katolik Roma. Karena faktor agama inilah, Carlos Menem diizinkan untuk ikut mencalonkan diri sebagai presiden Argentina. Dalam aturan konstitusi yang berlaku, presiden Argentina haruslah seorang pemeluk Katolik Roma.Namun, aturan ini dihapuskan dalam reformasi konstitusi tahun 1994.
Diperkirakan, saat ini terdapat sekitar 3,5 juta penduduk Argentina keturunan Arab. Para keturunan Arab Argentina ini tidak hanya memeluk agama Islam, tetapi juga pemeluk Kristen dan Yahudi. Bahkan, bisa dikatakan sebagian besar keturunan imigran Arab ini adalah orang Kristen serta Yahudi, dan mungkin hanya kurang dari seperempat keturunan Imigran Arab yang benar-benar Muslim.

2.3 Giat Mempelajari Akhlak Rosulullah
Sebagai sebuah negara dengan jumlah populasi Muslim terbesar di kawasan Amerika Selatan, ajaran Islam mengalami perkembangan yang cukup pesat di Argentina. Karena itu, komunitas Muslim di negeri Tango ini merasa perlu mengenalkan sosok Nabi Muhammad SAW, sang pembawa risalah Islam, kepada masyarakat Argentina. Menurut hasil riset terbaru lembaga survei Amerika Serikat, Pew Research Center, menyebutkan bahwa Argentina memiliki 800 ribu Muslim. Namun, beberapa lembaga lainnya menyebutkan, jumlah pemeluk Islam di Argentina mencapai tiga juta orang
Islamic Center Buenos Aires yang bekerja sama dengan Organisasi Dunia Islam, menggelar jenjang pendidikan untuk mengenalkan sosok Nabi Muhammad SAW kepada masyarakat Argentina. Sebagaimana laporan yang dirilis Saudi Press Agency (SPA) Februari 2009 lalu, jenjang pendidikan ini adalah salah satu cara untuk mengenal sosok Rasulullah SAW.
Penyelenggaraan jenjang pendidikan ini, seperti dikutip dari SPA, bertujuan mengkaji sisi-sisi keteladanan Rasulullah dalam perkara keislaman. Sehingga, diharapkan masyarakat non-Muslim di Argentina bisa mengenal secara lebih mendalam sosok manusia Agung, Rosululloh saw.
Kedutaan Arab Saudi di Buenos Aires bertanggung jawab atas penyelenggaraan program ini. Pelaksanaan program jenjang pendidikan Islam tersebut dilakukan dalam tahun 2009 ini. Lebih dari 50 orang dari para mubaligh Muslimin, imam-imam masjid, dan para pengurus organisasi Islam di seluruh Argentina, akan mengikuti program jenjang pendidikan tersebut
Selain jumlah populasi yang lumayan besar, keberadaan Islam di Argentina juga bisa dilihat dari sejumlah nama tempat dan kota di negara ini, yang menggunakan istilah-istilah yang berakar dan berasal dari bahasa umat Islam, yakni bahasa Arab. Dr. Youssef Mroueh, dari Preparatory Commitee for International Festivals to celebrate the millennium of the Muslims arrival to the Amricas, dalam esainya yang berjudul Precolumbian Muslims in America menyebutkan, di kawasan Argentina terdapat nama kota-kota Cordoba dan bahagia.
Cordoba merupakan nama sebuah kota di masa kekhalifahan Islam yang pernah berkuasa di wilayah Spanyol saat ini. Di Argentina, Cordoba merupakan ibu kota. Sementara dalam sejarah peradaban Islam, Bahia merupakan salah satu istana peninggalan kejayaan Islam yang berada di Kota Marrakech, Maroko. Sedangkan di Argentina, terdapat sebuah kota bernama Bahia Blanca. Kota ini berada di sebelah barat daya ibu kota Argentina.

2.4 Profil Negara Argentina
Sistem Pemerintahan : Republik
Kepala Negara : Presiden
Luas Wilayah : 2.780.400 M2
Jumlah Penduduk : 39.144.753 Jiwa
Agama : Katolik Roma, Protestan, Islam, dan Yahudi
Pemeluk Islam : Kurang lebih 3 Juta Jiwa

2.5 Islam di Argentina, Menikmati Kebebasan Beribadah
Dunia islam oleh Heri Ruslan di Argentina, berdiri sebuah masjid terbesar di Amerika Latin bernama The King Fahd Islamic Cultural Center. Akhir Januari 2011, sebuah kabar gembira terdengar dari Argentina. Umat Islam di negeri Diego Maradona itu sumringah. Betapa tidak, Negara di Amerika Latin itu menetapkan sebuah UU yang memberikan kebebasan bagi kaum Muslim untuk beribadah. Lahirnya UU itu membuat kaum Muslimah di Argentina bisa mengenakan jilbab dalam kehidupan sehari-hari. Bahkan, seperti dilaporkan laman web Press TV.

2.6 Penyebaran Agama Islam di Brazil
Sejak ditemukannya Brazil oleh orang Spanyol pada abad ke-15 dan didatangkannya para budak dari barat dan utara Afrika, dunia Latin mulai dikenalkan pada Islam. Para budak dan orang Spanyol ini hidup tersebar di Brasil, Venezuela, Kolombia, dan Kepulauan Karibia. Sebagian besar Muslim saat itu adalah para budak. Tapi, dalam beberapa kasus mereka harus mengganti kepercayaannya secara terpaksa. Dan, seiring dengan berjalannya waktu, Islam pun menghilang dari negara-negara Amerika Latin, termasuk Brasil.
Pada akhir abad ke-16, para budak yang dibebaskan ini membentuk komunitas bersama dengan imigran dari India dan Pakistan. Berdasarkan beberapa dokumen, selama tahun 1850-1860, terjadi imigrasi besar-besaran muslim Arab ke tanah Amerika.
Sebagian besar mereka datang dari Suriah dan Lebanon. Mereka menetap di Argentina, Brasil, Venezuela, dan Kolombia. Imigrasi ini berlangsung secara terus-menerus dan mulai berkurang pada tahun 50-an. Sementara di Kolombia, pengurangan imigran terjadi pada dekade 70-an.

Bab 3
Penutup

Demikian Karya Tulis kami yang berjudul “Perkembangan Sejaah Islam di Argentina” ini telah terselesaikan. Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada orang tua,teman-teman dan Bapak Marhaban selaku Guru pembimbing kami yang telah memberikan banyak inspirasi kepada kami dalam menyelesaikan Makalah ini. Kami selaku penulis juga menyadari bahwa penulisan Makalah ini masih jauh dari kesempurnaan, dikarnakan keterbatasan kami dalam pengetahuan serta pemahan kami tentang sejarah islam. Oleh karena itu, kami meminta kepada para pembaca maupun Guru Pembimbing untuk memberikan kritik dan saran yang bersifat membangun pada Makalah kami. Demikian Makalah ini, kami mohon maaf apabila ada kata-kata yang kurang berkenan di hati para pembaca. Sekian Makalah ini, terima kasih.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sejarah Islam di Perancis

Sejarah Islam di india

Isi 7 Prasasti Peninggalan Kerajaan Tarumanegara Beserta Gambarnya