Sejarah Organisasi Gerakan Pemuda : Latar Belakang, Tokoh dan Tujuannya

"Sejarah Organisasi Gerakan Pemuda" merupakan tema yang akan kita bahas pada artikel kali ini, sub tema meliputi latar belakang berdirinya organisasi pemuda, organisasi-organisasi pemuda yang berhasil didirikan, tokoh pendiri dan tujuan organisasi pemuda. Seperti yang kita ketahui, organisasi yang pertama berdiri pada masa pergerakan nasional adalah organisasi Budi Utomo. Organisasi ini menjadi pelopor berdirinya organisasi-organisasi lainnya, baik kepentingan sosial, pendidikan maupun politik.

Organisasi pemuda merupakan sekumpulan organisasi yang berhasil didirikan oleh para pemuda saat itu, anggota organisasi pemuda biasanya berasal dari kalangan siswa menengah atas. Beberapa organisasi pemuda yang berhasil berdiri meliputi : Trikoro Dharmo, Jong Sumatranen Bond, Perhimpunan-perhimpunan Pelajar Indonesia, Pemuda Indonesia dan Indonesia Muda. Berikut ini penjelasan mengenai organisasi-organisasi pemuda yang sudah disebutkan diatas beserta latar belakang, tokoh pelopor dan tujuannya.

Sejarah Organisasi Gerakan Pemuda
Organisasi Pemuda dari Sumatra

Latar Belakang Berdirinya Organisasi Pemuda

Latar belakang berdirinya beberapa organisasi pemuda disebabkan peran pemuda di Organisasi Budi Utomo kurang diakui lebih tepatnya diambil alih oleh golongan tua yang terdiri dari para pegawai negeri dan kaum priyai. Seperti yang kita ketahui, organisasi Budi Utomo pada awalnya memang didirikan oleh kumpulan para pelajar, namun pada perkembangan selanjutnya organisasi ini dikuasai oleh para pegawai negeri dan kaum priyai.

Akibat golongan muda yang semakin tersingkir, para pemuda kemudian berinisiatif membuat perkumpulan / organisasi sendiri. Berikut ini beberapa organisasi pemuda yang berhasil berdiri pada masa pergerakan nasional Indonesia.

1. Trikoro Dharmo

Organisasi ini merupakan organisasi pertama yang didirikan oleh para pemuda setelah Budi Utomo dikuasai oleh para priyai. Organisasi Trikoro Dharmo berdiri pada tanggal 7 Maret 1915 di Jakarta,, setelah 3 tahun kemudian, tepatnya pada tahun 1918 organisasi ini namanya diubah menjadi Jong Java. Tokoh organisasi gerakan pemuda Jong Java meliputi : Sunardi, R. Satiman Wiryosanjoyo, Kadarman dan Agus Salim. Tujuan organisasi gerakan pemuda Jong Java yaitu mencapai kejayaan dengan memperkuat persatuan antara berbagai pemuda dari Jawa, Madura, Sunda, Lombok dan Bali.

Usaha yang dilakukan untuk mencapai tujuan yaitu dengan menambah pengetahuan umum bagi para anggotanya, menjalin tali silaturahmi antar pelajar sekolah menengah, sekolah kejuruan atau sekolah guru, kemudian lebih menguatkan perasaan untuk membangkitkan budaya dan bahasa. Pada awalnya organisasi ini tidak bergerak dalam bidang politik, tetapi setelah masuknya Agus Salim bidang politik mulai dijajaki. Akhirnya menimbulkan beberapa pro dan kontra, ada yang setuju dan tidak setuju mengenai pergeseran jalan ke bidang politik. Akibat pro kontra tersebut, kemudian yang setuju bergerak dalam politik memisahkan diri untuk membuat perkumpulan baru yang bernama Jong Islamieten Bond.

2. Jong Sumatranen Bond

Organisasi pergerakan pemuda yang kedua adalah organisasi Sumatranen Bond atau disebut juga sebagai persatuan para pemuda Sumatera. Organisasi pemuda ini didirikan di Jakarta pada tahun 1917. Tokoh pelopor organisasi pergerakan pemuda ini adalah Muh. Yamin dan Mohammad Hatta. Sementara itu, tujuan organisasi pergerakan pemuda ini yaitu memperkuat dan memperkukuh hubungan para pelajar yang berasal dari Sumatera, selain itu tujuan lainnya adalah mendidik para pemuda Sumatra agar bisa menjadi pemimpin bangsa serta mengembangkan dan mempelajari budaya asalnya.

3. Organisasi Perhimpunan Pelajar-Pelajar Indonesia

Perkumpulan pemuda ini didirikan pada bulan September 1926 oleh para pelajar yang berasal dari Jakarta dan Bandung. Tokoh yang mempelopori berdirinya perkumpulan ini yaitu meliputi : Sugondo, Abdullah Sigit, Reksodipuro, Suwiryo, Sumanang dan AK. Abdul Gani. Tujuan berdirinya organisasi pergerakan pemuda ini adalah untuk memperjuangkan kemerdekaan Indonesia atau menjadikan Indonesia menjadi negara yang merdeka bebas dari penjajahan.

4. Organisasi Pemuda Indonesia

Organisasi pemuda didirikan di kota Bandung pada tahun 1927. Sebelum berganti nama menjadi organisasi Pemuda Indonesia, perkumpulan ini bernama Jong Indonesia yang anggotanya kebanyakan pemuda Indonesia yang sekolah di luar negeri. Tokoh-tokoh organisasi pemuda Jong Indonesia meliputi : Moh. Tamzil, Suwaji, Sugiono, Sartono, Budgiarto, Asaat dan Yusapati.

Baca Selanjutnya :
Itulah pembahasan mengenai Sejarah Organisasi Gerakan Pemuda pada masa pergerakan nasional Indonesia. Semoga artikel ini bermanfaat dan berguna bagi pembaca. Sekian, terimakasih

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Isi Prasasti Lebak Peninggalan Kerajaan Tarumanegara

Isi 7 Prasasti Peninggalan Kerajaan Tarumanegara Beserta Gambarnya

Sejarah Organisasi Taman Siswa : Latar Belakang, Tokoh dan Tujuannya