Sejarah Sebagai Ilmu dan Seni Beserta Ciri-Cirinya

Pengertian Sejarah Sebagai Ilmu dan Seni – Melanjutkan postingan sebelumnya yang membahas mengenai Sejarah Sebagai Peristiwa dan kisah, pada pembahasan kali ini kita akan membahas tentang sejarah sebagai ilmu dan seni beserta ciri-cirinya. Ciri-ciri sejarah sebagai ilmu terdiri dari : Empiris, memiliki objek, teori dan metode. Sementara itu, ciri-ciri sejarah sebagai meliputi : Intuisi, imajinasi, emosi dan gaya bahasa.

Mengapa sejarah sebagai ilmu memerlukan teori dan metodologi? Karena penulisan sejarah tidak hanya bertujuan untuk menceritakan sebuah peristiwa dan kejadian saja. Tetapi penulisan sejarah harus dilakukan sedemikian rupa dengan memperhatikan hal-hal yang meliputi sebab-akibat, konteks sosial, kondisi lingkungan dan sudut pandang sosial-budaya. Secara singkat, karena penulisan sejarah harus menjelaskan seluruh komponen yang terdiri dari internal dan eksternal.

Sejarah Sebagai Ilmu dan Seni Beserta Ciri-Cirinya

Ciri-Ciri Sejarah Sebagai Ilmu

1. Empiris

Apa maksud dari empiris? empiris merupakan pengalan, artinya sejarah sangat bergantung pada pengalaman. Pengalaman siapa? yakni pengalaman manusia. Sebuah pengalaman tersebut digali lagi secara mendalam oleh sejarawan. Pengalaman tersebut dapat berupa peninggalan sejarah yang dapat digunakan sebagai sumber dalam penulisan sejarah. Fakta-fakta yang berhasil ditemukan nantinya ditafsirkan/interpretasi oleh sejarawan sebelum dilakukan penulisan sejarah.

2. Memiliki Objek

Memiliki objek disini maksudnya adalah manusia dan masyarakat. Fokus objek dalam kajian sejarah lebih kepada dari sudut pandang waktu.

3. Memiliki Teori

Memiliki teori artinya adalah sejarah juga harus memiliki teori sama seperti ilmu lain, teori-teori dalam sejarah contohnya teori gepolitik, teori nasionalisme, teori konflik sosial, teori dan teori struktur fungsional.

4. Memiliki Metode
Ciri-ciri sejarah sebagai ilmu yang keempat adalah harus memiliki metode, artinya para sejarawan harus memiliki dasar-dasar atau patokan metodelogis dan teori dalam penulisan sejarah.

Ciri-Ciri Sejarah Sebagai Seni

1. Intuisi

Arti intuisi dalam hal ini adalah seorang sejarawan memerlukan insting dan pemahaman langsung saat penelitian sejarah dilakukan. Kemudian dengan intuisi cara kerja sejarawan akan sama dengan seniman, akan tetapi dalam hal penulisan sejarah mereka harus tetap nyata berdasarkan data di lapangan yang berhasil diperoleh.

2. Imajinasi

Ciri-ciri sejarah sebagai seni yang kedua yaitu imajinasi, dalam hal ini artinya adalah sejarawan dalam melakukan kegiatan/pekerjaannya harus dapat membayangkan apa yang sedang/sebenarnya terjadi dan apa yang akan terjadi di kemudian hari.

3. Emosi

Ciri-ciri sejarah sebagai emosi artinya adalah penulisan sejarah dilakukan oleh sejarawan dapat membuat pembaca seolah-olah hadir/menyaksikan langsung atau mengalami langsung peristiwa tersebut.

4. Gaya Bahasa

Ciri yang terakhir yakni memiliki gaya bahasa yang baik, tetapi tidak berbunga-bunga dan bertele-tele. Penggunaan bahasa dengan istilah juga lebih baik, tetapi harus juga melihat apakah istilah yang digunakan sesuai pada masanya.


Sejarah sebagai seni juga memiliki beberapa kelemahan, yaitu berkurangnya fakta dari tulisan dan objektivitas dari tulisan tersebut. Kelemahan kedua yaitu penulisan sejarahnya akan sangat terbatas karena melihat dari sudut pandang seni.

Demikian pembahasan Pengertian dan Ciri-Ciri Sejarah Sebagai Ilmu dan Seni, semoga dapat berguna dan bermanfaat bagi pembaca. Sekian terimakasih

Baca Juga :

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sejarah Islam di Perancis

Sejarah Islam di india

Isi 7 Prasasti Peninggalan Kerajaan Tarumanegara Beserta Gambarnya